Wikipedia

Hasil penelusuran

Senin, 28 Maret 2016

Tahun 2016 Pertarungan Para Superhero: Batman v Superman

Poster Film
Semuanya berawal dari perbedaan ideologi masing-masing tokoh superhero. Diawali dengan masa kecil Mr. Wayne yang memilukan, melihat kedua orang tuanya ditembak tanpa ada sebab; kemudian loncat beberapa puluh tahun kemudian saat ada tragedi hancurnya sekian kompleks perkantoran akibat pertarungan Superman di langit. Batman aka Mr. Wayne pun geram. Melompat ke scene lainnya tentang pemilik perusahaan LexCorp, sekaligus peneliti gila, Lex Luthor Jr. Ambisinya dia secara kasat mata hendak menghancurkan Superman. Namun, plot demi plot cerita malah beralih sangat cepat, hingga dapat saya tebak dengan mudah. Batman dihasut agar melawan Superman dengan cara yang sangat halus. Jebakannya sangat rapi, mulai dari bom yang muncul di Capitol, yang mana menewaskan banyak orang (termasuk senator wanita yang membatalkan izin pengangkutan kriptonit), sampai pada pencurian batu kriptonit oleh Batman, dan terungkapnya spoiler keberadaan manusia super lainnya dalam sistem LexCorp yang disadap Batman (sampai sampai si wanita seksi pakai acara nyolong data XD tapi ujung2nya kode halus minta dibukain passwordnya sama Batman)

Pertarungan Batman lawan Superman nyaris saja dimenangkan oleh Batman dengan menancapkan tombak kriptonit ke tubuh si Superman. Brainstorming yang sangat cepat membuat saya juga bingung. Buat apa ada Wonder Woman muncul saat Batman dan Superman sibuk beradu jotos dengan mutan super kriptonit yang dibuat oleh si Lex? Plus lagi ada peluncuran meganuklir ke luar angkasa. Seperti yang saya duga, akhir pertarungan psti dimenangkan oleh para superhero. Namun, Superman juga turut "tewas" dalam pertarungan. Sebab, ia terlalu banyak terpapar oleh kriptonit.

Akhir cerita, si Lex dipenjara, Superman dikubur "secara palsu" (peti matinya keren amat daaah!!! XD). But, it is not over yet. Pada scene terakhir cerita, tanah kuburan si Kent (aka Superman) melayang-layang sedikit, menandakan si manusia super sebenarnya masih hidup. Entahlah, si Wonder Woman dan Batman tahu atau tidak. Semoga sekuel setelah ini masih ada... :)

Logo Batman v Superman
Terhibur atau tidak, yang jelas saya sepertinya bukan tipe yang suka nonton film beginian di bioskop 4D. Kursi digoyang-goyang macam angkot di jalanan yang rusak, tiba-tiba disemburin air dari segala arah (emangnya gue mau mandi apa.... -_-). Plus saat scene pertarungan berlangsung, kursi bioskop mendadak menjadi sarana pijat refleksi terunik yang pernah saya rasakan XD . At least, popcorn-nya mahal, wkwkwkwkw. Dan ternyata, nonton secara 4D itu bikin kepala pusing juga ya. Hehehe... Mungkin belom biasa aja si ucing mah... :D

Back to the topic, sepanjang film saya berusaha berkonsentrasi pada setiap detail film, percakapan, dan filosofi makna, serta ideologi yang hendak disuguhkan pada para sufi (alias SUka FIlm). Namun, rupanya sekali lagi saudara-saudara... Konsentrasi saya dibuyarkan oleh ayunan kursi, semburan air, dan pijat refleksi... XD

Yang jelas pertentangan ideologi antara Batman dan Superman nampak muncul. Apalagi reputasi Superman sebagai manusia super yang nyaris tidak dapat dikalahkan. Pertarungan antara "dewa" dengan "manusia", diwakili oleh Superman dan Batman. Oh, bukan. Si "manusia" diwakili oleh Lex. Lihat saja, ia berhasil mengadu domba kedua jagoan. Lex mewakili sifat-sifat maskulinitas, logika dominansi, dan sangat antroposentrik (wadaaw, bahasa apaan lagi ini??). Akal bulusnya keren sekali. Saya senang dengan karakter villain-nya, namun kurang terasa jahat. Harusnya lebih licik dan jahat lagi. B)

Daaan Wonder Woman pun ikutan nimbrung XD
Emansipasi wanita cuuuy!!! :D
Pertarungan norma-norma pun berlangsung. Mendadak saya jadi teringat kembali tentang pelajaran Etika dan Moral Lingkungan. Apakah kita harus bermazhab teleologis, deontologis, atau keutamaan? Hmm... semua sangat apik dijabarkan pada scene pertarungan film. 

Berbagai macam simbolisme pun juga nampak pada film. Bisa dilihat pada scene Superman mati, di latar belakang nampak 3 macam salib besar. Ini mengingatkan saya pada peristiwa penyaliban Yesus menurut narasi Alkitab Kristen. Dan, sang Superman pun terkapar tewas ditangisi 3 orang. Coba cek narasi di Alkitab setelah Yesus dinyatakan tewas disalib oleh tentara romawi, ada berapa orang yang turun mengambil jasad Yesus? Plus setelah tewas, ada nuansa "Superman akan bangkit". Hal ini dapat dilihat dari scene terakhir. Seperti halnya anak manusia, ia akan bangkit dari kubur bumi.... Mendadak jadi ingat Matius12:40... 
Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikianjuga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.
Tapi ga dilihatin jeda waktu antara si Superman mati, sama pas dia dikubur... :D

Hal lainnya yang sangat penting, yakni ucapan si Lex pada Superman. Ucapannya kira-kira:
Tuhan itu pasti berpihak! Jika Tuhan itu berpihak maka ia tidak adil.
Bagi para penggelut filsafat, pasti pernah ingat yang namanya Teodisa, atau Konsep Keadilan Tuhan. Diasumsikan menurut Lex, Tuhan seharusnya netral. Namun, mengapa Tuhan menyelamatkan orang masuk ke surga? Bukan itu menunjukkan Tuhan tidak netral. Or, God takes side? Percakapannya sangat berbobot. Dia, Lex, menunjukkan, bahwa kekuatan dan kekuasaan absolut akan membawa entitas tersebut dalam kesewenang-wenangan. Keadaan tercerabutnya norma dari akar kehidupan. Tapi semuanya buyar saat asap air menyerang muka entah dari mana datangnya. But, Superman is still a man, not God, is he? So, this hypothetical sentence is not valid then... hehehehe :D

Ini satu lagi om-om siapa ya??? Neptunus? O.o
Lalu, diri scene saat Lex berhasil mempermainkan emosi si Superman, ini menunjukkan manusia dapat mempermainkan "dewa". Entitas gaib itu pun seolah tunduk pada keserakahan umat manusia. Atau dengan kata lain, "Nilai - Nilai Kebaikan" telah mati, sebab tiada kekuatan untuk melawan kehendak bebas umat manusia yang bersifat destruktif. Atau, lebih tepatnya adalah, simbolisasi nilai-nilai sakral yang berubah menjadi hal-hal profan yang pragmatis. Nilai-nilai sakral keagamaan, adat istiadat, tunduk semuanya dalam pergulatan kapitalistik (yang dicirikan oleh monster aneh).

Ada satu scene yang menurut saya aneh sekali. Saat Batman bertarung melawan Superman, ia sempat menorehkan ujung tombak ke pipi Superman. Dan itu membuatnya terluka. Bekas lukanya seperti susah sekali sembuh. Ia pun masih macam tersengal-sengal karena terkena kriptonit. Tapi anehnya, pada scene berikutnya lukanya udah sembuh lagi. Cepet amat ya?? Wong pas berantem ma si monster, ia koid gegara kena tusuk si monster yang juga berbahan dasar kriptonit... XD

OK, segitu aja curcol malam tentang film ini. Semoga masih ada kesempatan untuk curcol lagi pada beberapa film selanjutnya.... :D