Wikipedia

Hasil penelusuran

Kamis, 31 Juli 2014

Verba: Bagian I

Assalamualaikum Wr Wb.

Sudah lama saya tidak kembali menulis di sini. Nyaris setahun! Maaf, ya. Ini karena kesibukan perkuliahan saya yang nyaris menyita banyak waktu. Sebelum saya melanjutkan pelajaran, kita baiknya berdoa untuk saudara-saudara kita di Gaza, Palestina agar diberi ketabahan dan kemenangan atas invasi dari tentara Israel. Amiiin...
OK, kita lanjut dengan kata kerja dalam bahasa Ibrani!
Bahasa Ibrani memiliki sistem aturan yang unik mengenai kata kerja. Karena, dengan menuliskan satu kata kerja saja kita sudah tahu banyak informasi sekaligus seperti: jenis kelamin subjek, jumlah subjek, keadaan saat kejadian berlangsung, aktif atau pasifnya suatu tindakan, dan nuansanya. Wow, belibet yaa.. Contoh:
katavta (כתבת) memiliki arti "kamu seorang yang (pria) telah menulis" (Perhatikan kemiripannya dengan bahasa Arab katabta "كتبت"). Sebelum beranjak jauh-jauh... kita kenalan dulu dengan Pohon Bun'yanim.

Pohon Bun’yanim Verba
Pohon bunyanim ini adalah bagan imajiner untuk membantu siswa dalam memahami perilaku verba bahasa Ibrani. Bentuk dari pohon ini serupa menorah, tempat kandil yang digunakan untuk upacara keagamaan dalam tradisi Yahudi (Gambar 1). Perhatikan bentuk diagram, ada 3 batang menjalar ke kiri dan ke kanan. Ada juga batang yang tegak lurus di tengah-tengah. Batang yang menjulur ke kanan menandakan kata kerja aktif, sedangkan batang yang menjulur ke kiri menandakan kata kerja pasif. Batang yang sendirian di tengah menandakan kata kerja refleksif. Maksud dari refleksif ini subyek dan objek adalah benda yang sama. Setiap verba dalam bahasa Ibrani memiliki semua bentuk verba ini, hanya ada beberapa verba yang tidak memiliki salah satu dari bentuk 7 verba utama.




Gambar 1 Pohon Menora verba bahasa Ibrani

 
 



















Seperti halnya bahasa Semitik lainnya, bahasa Ibrani sangat bergantung pada komposisi 3 konsonan yang ada (kadang ada juga yang 4). Komposisi akar kata utama ini dinamakan shoresh (Ibrani: שורש). Bentuk shoresh dengan 3 konsonan ini sering diformulasikan dengan kata pa’al (Ibrani: פעל), yang berarti “seorang laki-laki telah melakukan sesuatu”. Seems familiar with Arabic, right? Yups, Anda benar. Kalau dalam bahasa Arab segala macam rumus bentukan kata diformulasikan dalam fa’al (Arab: فعل), jadi ada fa fa’al, ain fa’al, dan lam fa’al.  Begitu juga dalam bahasa Ibrani, ada pa’ pa’al, ayin pa’al, dan lamed pa’al.
Lalu, apa hubungannya dengan pohon bun’yanim? Penamaan tiap-tiap jenis verba didasarkan pada rumus bentukan pa’al. Berturut-turut dari kiri ke kanan nama masing-masing jenis verba tersebut adalah: pa’al, pi’el, hif’il, hitpa’el, huf’al, nif’al, dan pu’al. Secara teoretis penjelasan mengenai masing-masing verba akan dijelaskan pada bagian-bagian selanjutnya secara bertahap. Terdapat 3 kala waktu dalam bahasa Ibrani, yaitu kala waktu kini, lampau, dan yang akan datang. Bila kita kombinasikan dengan pronomina dan jumlah cabang bun’yanim, maka akan ada paling sedikit 7x3x10 = 210 bentuk verba terinfleksi untuk sebuah akar kata. Kita fokus ke bagian pa’al yang menunjukkan kala waktu sekarang terlebih dahulu sebelum nyasar dan mabok hahahaha... J

root :               פעל
active
reflexive
passive
פָּעַל
pa'al
פִּעֵל
pi'el
הִפְעִיל
hif'il
הִתְפַּעֵל
hitpa'el
הֻפְעַל
huf'al
פֻּעַל
pu'al
נִפְעַל
nif'al



causative




intensive


simple

       Sumber: Wikipedia

Verba Pa’al Kala Waktu Sekarang

Verba bentuk pa’al  adalah bentuk paling sederhana dari sebuah kata kerja. Makna yang terkandung dalam bentuk verba ini adalah “sebuah kegiatan yang berlangsung”. Banyak sekali verba yang jatuh ke golongan ini. Kalau kita melihat konsonan pada akhir kata saja, ada 5 golongan utama verba yang umum menghuni golongan ini, yaitu verba kuat, lemah, guttural, yang berakhiran –h, dan yang berakhiran huruf chet dan ayin. Masing-masing verba memiliki bentuk verba pa’al yang unik. Verba lemah mengandung konsonan yod  dan vav pada posisi ayin pa’al, sedangkan verba guttural memiliki salah satu dari konsonan tenggorokan (he, chet, alef, rosh, dan kaf) pada posisi ayin pa’al. Selain itu, verba jatuh ke golongan kuat. OK, kita ubek-ubek si verba kuat dulu.

Verba Kuat

Sekarang kita lihat verba kotev (Ibrani:כותב  ) yang artinya “menulis”. Verba ini memiliki shoresh huruf kaf-tov-beyt yang bermakna “semua yang berkaitan dengan tulisan”. Verba ini kemudian bisa berubah menjadi kotevet (כותבת), kotvim (כותבים), dan kotvot (כותבות) bergantung pada subyek kalimat tersebut. Perhatikan tabel di bawah! Yang bercetak merah adalah bentuk dasarnya, sedangkan yang bercetak hitam adalah tambahan huruf ke kata dasarnya.

Kata kerja infinitif: likhtov (לכתוב), bentuk kala kini pa’al: kotev (כותב) “menulis”
Transliterasi Verba
Bentuk Verba
Transliterasi Pronomina
Pronomina
Jenis dan jumlah subyek
Kotev
כותב
ani, ata, hu
אני, אתה, הוא
Masculine, singular
Kotevet
כותבת
ani, at, hi
אני, את, היא
Feminine, singular
Kotvim
כותבים
anachnu, atem, hem
אנחנו, אתם, הם
Masculine, plural
Kotvot
כותבות
anachnu, aten, hen
אנחנו, אתן, הן
Feminine, Plural
Jadi, jika kalian ingin mengatakan “saya (laki-laki) sedang menulis” maka ucapkanlah ani kotev (אני כותב). Berikut bila seluruh kombinasinya kita tulis.


1.      Saya (lk) sedang menulis
Ani kotev
אני כותב
2.      Saya (pr) sedang menulis
Ani kotevet
אני כותבת
3.      Kami (lk pl/pl) sedang menulis
Anachnu kotvim
אנחנו כותבים
4.      Kami (pr pl) sedang menulis
Anachnu kotvot
אנחנו כותבות
5.      Kamu (lk) sedang menulis
Ata kotev
אתה כותב
6.      Kamu (pr) sedang menulis
At kotevet
את כותבת
7.      Kalian (lk pl/pl) sedang menulis
Atem kotvim
אתם כותבים
8.      Kalian (pr pl) sedang menulis
Aten kotvot
אתן כותבות
9.      Dia (lk) sedang menulis
Hu kotev
הוא כותב
10.  Dia (pr) sedang menulis
Hi kotevet
היא כותבת
11.  Mereka (lk pl/pl) sedang menulis
Hem kotvim
הם כותבים
12.  Mereka (pr pl) sedang menulis
Hen kotvot
הן כותבות




Keterangan:
lk               : laki-laki
pr               : perempuan
lk pl           : laki-laki jamak atau semua gender
pr pl           : perempuan jamak

Sekarang, coba kalian latihan dengan kata-kata berikut: lomed “belajar” (לומד), choshev “berpikir, memikirkan” (חושב), roked “menari” (רוקד), holekh “berjalan” (הולך), soger “menutup” (סוגר), noten “memberi” (נותן), sho’el “bertanya, menanyakan” (שואל), dan moker “menjual” (מוכר).
Sudah? Bagaimana? Insya Allah lancar jaya yaa... J Eh, ada satu hal, itu coba lihat di atas tabel. Ada bentuk infinitif verba. Bentuk infinitif verba selalu diawali dengan huruf lamed “untuk”, seperti bahasa Inggris “to-....”. Tiap-tiap verba kadang berbeda cara pengucapannya. Hapalkan saja ya! J Nanti polanya juga dapat kok!

Lomed             =>        Lilmod                                                ללמוד
Khoshev          =>        Lakhshov                                לחשוב
Roked             =>        Lirkod                                     לרקוד
Holekh                        =>        Lalekhet                                  ללכת
Soger               =>        Lisgor                                      לסגור
Noten              =>        Latet                                        לתת
Sho’el              =>        Lish’ol                                     לשאול
Moker              =>        Limkor                                                למכור

Verba dengan akhiran huruf he (ה-)


Nah, kata kerja kuat sudah selesai dioprek. Sekarang kita lanjut ke kata kerja yang berakhiran huruf  he. Artinya, posisi lamed pa’al adalah huruf he. Perhatikan tabel di bawah ini, hanya ada sedikit perbedaan dengan kata kerja sebelumnya.

Kata kerja infinitif: lishtot (לשתות), bentuk verba kala kini pa’al shote (שותה) “minum”
Transliterasi Verba
Bentuk Verba
Transliterasi Pronomina
Pronomina
Jenis dan jumlah subyek
Shote
שותה
ani, ata, hu
אני, אתה, הוא
Masculine, singular
Shota
שותה
ani, at, hi
אני, את, היא
Feminine, singular
Shotim
שותים
anachnu, atem, hem
אנחנו, אתם, הם
Masculine, plural
Shotot
שותות
anachnu, aten, hen
אנחנו, אתן, הן
Feminine, Plural

Dari tabel bisa kita lihat, bahwa pada maskulin dan feminin tunggal tulisan kata kerja sama sekali tidak berubah, hanya bunyinya saja yang berubah. Satu hal lagi, huruf he menghilang pada bentuk plural verba dan langsung digantikan oleh akhiran inklinasinya. Nah, setelah tahu konstruksi kata kerja yang berakhiran huruf he, sekarang coba mainkan kata-kata kerja berikut ini!

Bentuk infinitif
Transliterasi
Bentuk kala kini pa’al
Transliterasi
Arti
לקנות
Liknot
קונה
Kone
Membeli
לעשות
La’asot
עושה
Ose
Melakukan
לראות
Lir’ot
רואה
Ro’e
Melihat
לרצות
Lirtzot
רוצה
Rotze
Ingin, mau

Perhatikan pula bentuk infinitif dan bentuk kala kini pa’al-nya, terutama huruf-huruf yang ditandai dengan warna merah! Pada bentuk kala kini pa’al huruf he ada di posisi lamed pa’al, namun begitu menjadi bentuk infinitif huruf he diganti dengan huruf tov.

Verba yang diakhiri huruf ayin (ע-) atau chet (ח-)


Ini baru si he yang di akhir kata, bagaimana jika si ayin dan chet yang di akhir kata? Tidak seperti huruf he bila di akhir kata, huruf chet dan ayin akan memodifikasi bunyi lamed pa’al sacara signifikan. Perhatikan contoh inklinasi verba berikut ini!
Kata kerja infinitif: lishmo’a (לשמוע), bentuk verba kala kini pa’al shome’a (שומע) “mendengar”
Transliterasi Verba
Bentuk Verba
Transliterasi Pronomina
Pronomina
Jenis dan jumlah subyek
Shome’a
שומע
ani, ata, hu
אני, אתה, הוא
Masculine, singular
Shoma’at
שומעת
ani, at, hi
אני, את, היא
Feminine, singular
Shom’im
שומעים
anachnu, atem, hem
אנחנו, אתם, הם
Masculine, plural
Shom’ot
שומעות
anachnu, aten, hen
אנחנו, אתן, הן
Feminine, Plural

Beberapa verba yang apes jatuh ke kelompok ini antara lain tertera pada tabel di bawah ini. Btw, coba perhatikan cara pengucapan pada bentuk infinitif. Ada bunyi –ach atau –a pada akhir suku kata. Lalu, pada bentuk feminin tunggal pasti bunyi terakhirnya –achat atau –a’at. Bentuk pluralnya pasti berakhiran –‘im, -echim, -‘ot, dan –echot.

Bentuk infinitif
Transliterasi
Bentuk kala kini pa’al
Transliterasi
Arti
לשכוח
Lishko’ach
שוכח
Shokhe’ach
Lupa
לפתוח
Lifto’ach
פותח
Pote’ach
Membuka
לדעת
Lada’at
יודע
Yode’a
Mengetahui
לנסוע
Linso’a
נוסע
Nose’a
Bepergian

Verba dengan konsonan guttural di posisi ayin pa'al


Sudah puas dengan yang berakhiran huruf he, ayin dan chet, sekarang bagaimana jika kita tukar huru-huruf itu di posisi ayin pa’al? Alias tipe verba dengan konsonan guttural di tengah. Pola yang terbentuk akan sama saja seperti verba kuat, akan tetapi ada sedikit modifikasi bunyi.

Kata kerja infinitif: la’akhol (לאכול), bentuk verba kala kini pa’al okhel (אוכל) “makan”
Transliterasi Verba
Bentuk Verba
Transliterasi Pronomina
Pronomina
Jenis dan jumlah subyek
Okhel
אוכל
ani, ata, hu
אני, אתה, הוא
Masculine, singular
Okhelet
אוכלת
ani, at, hi
אני, את, היא
Feminine, singular
Okhalim
אוכלים
anachnu, atem, hem
אנחנו, אתם, הם
Masculine, plural
Okhalot
אוכלות
anachnu, aten, hen
אנחנו, אתן, הן
Feminine, Plural

Perhatikan pada bentuk verba jamak. Seharusnya bunyi bentuk verba itu okhlim dan okhlot. Namun, untuk memudahkan pengucapan disisipkan vokal –a- ke konsonan ayin pa’al. Verba lain yang juga bernasib serupa, yaitu: la’ahov (לאהוב) => ohev (אוהב) “mencintai, menyukai”.

Verba dengan konsonan yod (-י-) atau vav (-ו-) di ayin pa'al


Ada satu kelas verba yang dinamai verba bolong. Maksudnya apalagi ini? Saudaranya kutilanak? K Bukan... Ini adalah salah satu verba yang memiliki konsonan yod ata vav di posisi ayin pa’al. Konsonan ini tetap ada pada bentuk infinitif verba. Namun, begitu diubah menjadi bentuk kala kininya, simsalabim mendadak kedua huruf tersebut menghilang. J Akibatnya, terjadi perubahan bunyi yang sangat nyata. Umumnya bentuk kala kini verba-verba itu hanya berupa satu suku kata saja.

Kata kerja infinitif: lakum (לקום), bentuk verba kala kini pa’al kam (קם) “bangun, berdiri”
Transliterasi Verba
Bentuk Verba
Transliterasi Pronomina
Pronomina
Jenis dan jumlah subyek
Kam
קם
ani, ata, hu
אני, אתה, הוא
Masculine, singular
Kama
קמה
ani, at, hi
אני, את, היא
Feminine, singular
Kamim
קמים
anachnu, atem, hem
אנחנו, אתם, הם
Masculine, plural
Kamot
קמות
anachnu, aten, hen
אנחנו, אתן, הן
Feminine, Plural

Ada yang berbeda pada bentuk verba feminin singular. Biasanya kita menambahkan huruf tov, kini kita menambahkan huruf he. Nah, beberapa verba yang nimbrung ke kelompok terakhir ini antara lain,

Bentuk infinitif
Transliterasi
Bentuk kala kini pa’al
Transliterasi
Arti
לגור
Lagur
גר
Gar
Menetap
לשיר
Leshir
שר
Shar
Bernyanyi
לסים
Lasim
סם
Sam
Menaruh
לבוא
Lavo’
בא
Ba’
Datang
לרוץ
Larutz
רץ
Ratz
Berlari

Nah, kira-kira beginilah kondisi verba yang masuk ke dalam kategori pa’al. Simpel ya? J Nah, coba kalian buat kalimat-kalimat sederhana dahulu dari kata-kata tersebut. Postingan selanjutnya, kita akan membahas cara membentuk kalimat sederhana dan membaca teks-teks sederhana. Beberapa bentuk verba lain dan preposisi akan coba diterangkan secara bertahap. OK! Sampai jumpa di lain kesempatan!



Wassalamualaikum Wr Wb!

Tidak ada komentar: