Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 01 Oktober 2013

Kata Ganti Orang dalam Bahasa Ibrani (כינוי גוף) dan Preposisi Shel (של), Al (על), dan Le (ל)

Kartu yang bertuliskan kata ganti
?שלום עליכם, מה שלומכם חברים שלי
.אכשיו אני כותב על כינוי גוף של העברית
Shalom aleichem, ma shlomkhem chaverim shli? 
Akhshav ani kotev al kinuy guf shel ha'Ivrit. 
Halo, apa kabar teman-teman? 
Sekarang saya akan menulis tentang kata ganti dalam bahasa Ibrani.

Kata ganti dalam bahasa Ibrani dapat dikelompokkan berdasarkan jumlah dan kelamin. Berikut di bawah ini adalah tabel mengenai kata ganti dalam bahasa Ibrani.
Kata Ganti
Gender
Singular
Plural
1st Person
אני
ani
saya
אנחנו
anachnu
kami/kita
2nd Person
M
אתה
ata
kamu, kau, Anda
אתם
atem
kalian
F
את
at
kamu, kau, Anda
אתן
aten
kalian
3rd Person
M
הוא
hu
dia
הם
hem
mereka
F
היא
hi
dia
הן
hen
mereka

Nah, sepertinya mirip dengan bahasa Arab ya? Hanya saja beberapa bentuk mengambil yang lebih ringkas dibanding bahasa Arab, seperti ata (Arab انت, Ibrani אתה) dan atem (Arab انتم, Ibrani אתם). Bentuk kata kami anachnu mengambil bentuk yang lebih kuno, sedangkan bahasa Arab mengambil bentuk yang lebih ringkas (Arab نحن, Ibrani אנחנו). Umumnya kata ganti dalam rumpun bahasa Semitik masih terdengar sama. Jika kalian sempat belajar bahasa Arab, mempelajari bahasa Ibrani terasa jauh lebih mudah.

Sampai di sini, mungkin beberapa akan ada yang bertanya. Jika ada beberapa kumpulan orang yang berbeda jenis kelaminnya, harus memakai kata ganti apa? Orang Israel cenderung menganggap semuanya menjadi maskulin, alias memakai kata atem (אתם) dan hem (הם). 

Nah, ada yang spesial dalam bahasa-bahasa Semitik. Umumnya, kata ganti orang akan tersambung ke kata kerja, kata benda, bahkan kata sambung. Begitu juga dengan bahasa Ibrani. Namun, artikel ini hanya akan membahas bentuk genitif (bentuk objek empunya), dan apabila bergabung dengan preposisi tertentu (al, shel, dan le-).

Bentuk genitif

Bentuk genitif digunakan bila ingin menyatakan ungkapan seperti "buku saya", "rumahnya", dll. Dalam bahasa Indonesia hanya terdapat 3 bentuk genitif, yaitu -ku, -mu, dan -nya. Sedangkan dalam bahasa Ibrani semua kata ganti memiliki bentuk genitifnya. Seperti halnya bahasa Indonesia, bentuk genitif bahasa Ibrani terletak setelah kata benda. Bentuk-bentuk genitif bahasa Ibrani masih serupa dengan bentuk genitif dalam bahasa Arab (lihat pembahasan mengenai dhamir).

Berikut di bawah ini tabel bentuk genitif bahasa Ibrani apabila kata benda dalam bentuk singular.
Contoh: Kador (bola)
כדור
Kata Ganti
Gender
Singular
Plural
1st Person
כדורי
kaduri
כדורנו
kadurenu
2nd Person
M
כדורך
kadurkha
כדורכם
kadurkhem
F
כדורך
kadurekh
כדורכן
kadurkhen
3rd Person
M
כדורו
kaduro
כדורם
kaduram
F
כדורה
kadura
כדורהן
kaduran
Apabila kata "bola" berbentuk plural, maka bentuk akhirannya menjadi seperti ini.
Kata Ganti
Gender
Singular
Plural
1st Person
כדוריי
kadurai
כדורינו
kadurenu
2nd Person
M
כדוריך
kadurekha
כדוריכם
kadurekhem
F
כדוריך
kadurayikh
כדוריכן
kadurekhen
3rd Person
M
כדוריו
kadurav
כדוריהם
kadurehem
F
כדוריה
kadureha
כדוריהן
kadurehen

Bentuk genitif lainnya adalah dengan bantuan partikel shel (של) yang secara harfiah berarti milik (English: of). Partikel ini juga mengalami perubahan sesuai dengan pronomina yang dilekatinya.

של  shel
Kata Ganti
Gender
Singular
Plural
1st Person
שלי
shli
שלנו
shlanu
2nd Person
M
שלך
shlekha
שלכם
shlakhem
F
שלך
shelakh
שלכן
shlakhen
3rd Person
M
שלו
shlo
שלהם
shlahem
F
שלה
shla
שלהן
shlahen
Perhatikan bentuk-bentuk huruf yang ditebalkan. Umumnya akhiran itu yang akan sering ditemui saat suatu preposisi bertemu dengan pronomina. 

Perhatikan juga pengucapan shel berubah menjadi shl- akibat penambahan akhiran penunjuk kata ganti. Hal ini sering terjadi dalam bahasa Ibrani pada semua kata. Mungkin pembaca akan bingung kapan harus mengubah pengucapan. Nanti seiring waktu kalian pasti mendapatkan kuncinya dengan memperhatikan komposisi huruf dan latihan membaca huruf Ibrani tanpa nikkud sering-sering tentunya. Lihat lagi artikel ini.

Kata shel juga dapat dipakai untuk menjelaskan kepemilikan suatu benda atas benda lain.
Contoh:
Rumah ayahku       Bayt shel avi                         בית של אבי
Buku ibunya            Sefer shel ema                   ספר של אמה

Bentuk genitif bahasa Ibrani juga dapat dilihat dari akhiran kata. Seperti dalam bahasa Arab bahasa Ibrani memiliki dua gender, maskulin dan feminin. Umumnya, kata benda feminin dikenali dengan akhiran ה- (-a) seperti dalam kata ahava (אהבה) 'cinta' dan isha (אשה) 'isteri'. Akhiran -a tersebut kemudian berubah menjadi -at- pada kasus genitif. 

Sehingga,
isteriku                      ishti                                             אשתי
cintanya                    ahavato                                     אהבתו

Ingat saja kasus ta' marbutah (ة) dalam bahasa Arab. Ta' marbutah saat disukunkan akan berbunyi ha', sedangkan saat tidak bersukun berbunyi ta'. Sebagai bahan perbandingan, lihat kembali huruf tov dan het dalam alfabet Ibrani. Kedua huruf memiliki bentuk yang serupa

sekian dulu kasus genitifnyaa... sekarang kita lanjut ke bagian preposisi yang lain

Le-                      ...-ל                        Ke, Untuk

Preposisi ini digunakan untuk menunjukkan tujuan suatu tempat. Terjemahan preposisi ini adalah "ke" atau "untuk" bergantung pada konteks. Padanan dalam bahasa Arab adalah li (...ل). Preposisi ini selalu ditulis bergandengan dengan kata setelahnya, tidak seperti bahasa Indonesia maupun Inggris. Banyak preposisi lainnya yang memiliki kelakuan seperti itu.
Contoh:
Le'ir                          Ke kota                                           לעיר
Le'emekh                 Untuk ibumu (lk)                             לאמך
Le'khavera shlo        Untuk kekasihnya (lk)            לחברה שלו
Le'Bogor                  Ke Bogor                                       לבוגור

Berikut di bawah ini adalah tabel preposisi Le- bila bertemu dengan pronomina. Banyak pengucapannya yang masih mirip dengan bahasa Arab.
ל-...  le-...  ke/untuk
Kata Ganti
Gender
Singular
Plural
1st Person
לי
li
לנו
lanu
2nd Person
M
לך
lekha
לכם
lekhem
F
לך
lakh
לכן
lekhen
3rd Person
M
לו
lo
להם
lehem
F
לה
la
להן
lehen

Al                    על                      Tentang, di atas

Preposisi ini secara tulisan mirip dengan bahasa Arab 'ala (Arab على), hanya saja tanpa huruf alif maskurah (Arab ى). Ajaibnya, alif maskurah (ya' tanpa titik) akan muncul dalam tulisan Ibrani sebagai huruf yod (Arab ي, Ibrani י) saat bergabung bersama kata ganti orang. Arti dari preposisi ini adalah "di atas", "tentang", atau "mengenai".

Al    tentang, di atas, mengenai    על
Kata Ganti
Gender
Singular
Plural
1st Person
עליי
alay
עלינו
aleinu
2nd Person
M
עליך
aleikha
עליכם
aleikhem
F
עליך
alayikh
עליכן
aleikhen
3rd Person
M
עליו
alav
עליהם
aleihem
F
עליה
aleiha
עליהן
aleihen

Perhatikan kembali pengucapan yang berubah dalam bahasa Ibrani. Oh, ya ada tambahan. Huruf yod kadang tidak mesti dibaca I, E, atau Y melainkan A panjang. Hal ini terjadi bila setelah huruf tersebut muncul huruf vav (contoh: akhshav 'sekarang' ditulis אכשיו), sehingga dibaca -av. Hal ini mungkin kekhasan bahasa Semitik kuno yang turut dilestarikan oleh bahasa Ibrani.

Nah, setelah membahas kata ganti orang dan 3 partikel, sekarang adalah contoh kalimat yang menggunakan unsur-unsur tersebut.
1. Ani noten etz lo hayom.                               .אני נותן עץ לו היום
    Aku memberinya (lk) pohon hari ini.
2. Hi sho'elet aleihem v'kotevet tshuvotehem.             
                                             .היא שואלת עליהם וכותבת תשובותיהם
    Dia (pr) bertanya kepada mereka dan menulis.
3. Akhshav anachnu sharim et ha'shir shel Boaz Mauda.
                                        .אכשיו אנחנו שרים את השיו של בועז מעודה
    Sekarang kami menyanyikan lagunya Boaz Mauda.
4. Mi sh'medaber la?                                                 ?מי שמדבר לה
    Siapa yang berbicara kepadanya?

Nah, saya akhiri dulu pembahasan grammar Ibrani sampai di sini dulu. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Tidak ada komentar: