Wikipedia

Hasil penelusuran

Minggu, 22 November 2009

Mengenang 2 Anak Toraja...


Pagi itu... kalau nggak salah tanggal 4 November, ada suasana yang beda di sekolah. Entah kenapa ada kumpulan siswa berok/bercelana panjang oranye. Ya biarkanlah... paling biasa, anak dari sekolah lain study tour ke foursma... Setelah melewati pagi dengan piket dan jam pelajaran pertama. 2 orang dari sekumpulan anak itu diperkenalkan di kelasku, XII A6.

Ternyata mereka siswa-siswi pertukaran pelajar dari salah satu SMU Katolik di Toraja... Satu orang cewek dan satu lagi cowok. Mereka berdua akan belajar bersama di kelasku selama satu minggu. Yang cewek namanya Sartika, dan yang cowok namanya Julianto.

Mereka kemudian memperkenalkan diri di depan kelas. Hanya Sartika yang berbicara. Mulanya dia berbahasa Indonesia dengan "aksen standar". Entah mengapa saat dia "kelepasan", logat "beta sonde dari Toraja"-nya keluar sudah.... ^^

Anak sekelas ribut jadinya. Ketawa denger aksen timur yang mungkin aneh bagi kuping anak sekelas. Terutama golongan F#cukers... Ributlah mereka bilang "beta sonde dari kupang! kitorang betiga...., dst...." Aku sendiri juga kaget denger dialek tu live dari nativenya untuk yang pertama kali... Paling banter denger aksen tu dari iklan air minum Aqua... (",)---

Sartika malu bercampur ketawa-ketiwi... Tapi dia anaknya supel bgt. Dengan percaya diri, dia melanjutkan perkenalan dengan logat timur. Usai perkenalan, tepuk tangan riuh di kelas. Aku senyam-senyum melihat mereka berdua... Tingkahnya mereka sangat kikuk, tepatnya sehabis perkenalan tu...

Selama seminggu, suasana kelas beda. Para guru selalu saja cari perhatian... T.T
Terutama pak Dengur.... Dia tanya ke Sartika....
"Kamu udah kenal belum dengan yang namanya Gizha????"
Sekelas langsung dah "Aeeett Aeet Gizha..... cinta mulai bersemi.... Aeeeet!!!!" ^^'
Ehh... Pak Dengur memanfaatkan situasi tak normal ini dengan langsoeng nanya...
"Udah kenal Ali belooomm??"
Sontak sekelas makin ribut.... ^^"

Tapi aku ngrasa gak nyaman. Terutama dengan Yulian... Duduk di belakang dan hampir tak ada yang mau ngajak ngomong... Memang sih... anaknya pendiam. Nasib baik ada di pihak Sartika. Sartika segera mendapat kawan omong di depan. Walaupun topik omongannya rata-rata mengenai pelajaran. Di sekolah ada peraturan, yang cewek duduk di depan, dan cowok duduk di belakang...

Melihat kenyataan itulah, aku berinisiatif ngobrol apaaa aja tentang apaaa aja.
Obrolan aku ama Yulian tentang "bagaimana sekolahmu dan bagaimana sekolahku...."

Dari obrolan itulah, aku mendapatkan gambaran tentang sekolahnya. kata Yulian, sekolahnya di daerah pegunungan yang berada di pinggir kota Rantepao. Lain dengan SMAN 4 Denpasar yang
ada di Denpasar yang mana merupakan perpaduan sempurna antara hawa pantai dan dataran banjir Monang-Maning... @.@

Event yang paling mereka ingat mungkin saat pengambilan nilai English di kelas.
Mr. Kumpul menyuruh bentuk kelompok yang terdiri 6-5 orang.
Aku pas kebagian ama Gizha, Meta, Eri, dan anak Toraja Yulian...
Kita harus mempertunjukkan "senam Alfabet" ke teman-teman yang lain... dan sekreatif mungkin.

Pertunjukan sukses. Dari kelompok lain pun juga begitu... Sartika kebetulan bergabung bersama Yoga, Danan, Adel, ma ..... (gak inget... T.T). O ya FAjar!!! Fajar the DArk King... ^^'
kelompok ini cukup ancur. Gerakannya gak kompak semua... Tapi tepuk tangan tetap membahana ketika Fajar melancarkan jejurus mautnya dan Yoga meliuk-liukkan badannya.
Senyum di kelas pun terkembang. Terlebih lagi pak Koempoel....
DAri kelompok DAni, GoezREza, Goez Tra-vis, n Lingga mempersembahkan "tarian suku anak dalam" dengan Goez REza sebagai kepala suku.. ^^
Kelompok ini yang paling mendapatkan banyak tepuk tangan, sebab gerakannya yang paling aneh, parah, gokill.... ngakak sekelas ketawa.

Akhirnya, seminggu kemudian, pada jam pelajaran Seni Rupa, Kami pun berpisah. Sartika menyampaikan rasa terima kasih dengan diterimanya mereka di kelas XIIA 6 (SMILE)...
Yoga, sebagai leader of our class, juga menyampaikan permohonan maaf atas kematahan dan kekacauan kelas SMILE ini.... Sebagai kenang-kenangan, Yoga atas nama kelas SMILE memberikan kenang-kenangan ke Sartika. Dan sebelum pergi, kita pun sempat berfoto bareng...
SArtika sempat memberi emailnya. Sekelas pun jadi Fb-an ma SArtika. Sampai sekarang, aku masih nyari Fb-nya Yulian... Tapi, belum ketemu...

Yah, begitulah seminggu bersama dua anak Toraja. Warna yang berbeda telah diberikannya ke kelas SMILE. ...

Keep Contact yaaa Torajans!!!! ^o^

1 komentar:

gusreza mengatakan...

wah ada namaku! :D yeeeyy